Politik    Bisnis    Kecantikan    Teknologi    Musik    Kuliner    Tips Dan Trik    Game    Flora    Fauna    Download   

Catatan Harian PSK Kalijodo

Populer

Baca Juga

Showing posts with label film. Show all posts
Showing posts with label film. Show all posts

5 Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial

5 Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial - Selain The Act of Killing yang menggemparkan hingga ke ajang Oscar, Joshua Oppenheimer kembali bersuara dalam layar The Look of Silence. Kedua film tersebut mengangkat sejarah kelam Indonesia yang memperlihatkan dua sudut pandang berbeda, pelaku dan korban. Di masa lalu, ada juga film-film bermuatan sejarah yang menuai kontroversi. Apa saja?

Berikut adalah 5 Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial :


1. Pagar Kawat Berduri (1961)

Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial


Dalam sebuah kamp Belanda di masa revolusi fisik terdapat sejumlah pejuang yang ditawan. Hampir semua berusaha lari, tapi tidak mudah. Sementara yang lain mencoba mencari jalan untuk meloloskan diri, Parman ( Sukarno M. Noor ) justru bersahabat dengan Koenen ( B. Ijzerdraat ), salah seorang perwira Belanda dengan maksud mencari informasi.

Film arahan sutradara Wahyu Sihombing ini dilarang beredar di bioskop oleh Partai Komunis Indonesia karena dikhawatirkan masyarakat Indonesia akan bersimpati pada Belanda. Presiden Soekarno sempat membantu, namun Pagar Kawat Berduri tetap tak bisa beredar di bioskop.


2. Romusha (1972)

Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial

Film ini melukiskan kekejaman tentara Jepang semasa pendudukannya sekitar tahun 1943-1944. Rota ( Rofiie Prabancana ) ditangkap tentara Jepang dengan tuduhan menghasut rakyat. Ia masuk kamp konsentrasi Romusha alias pekerja paksa dan mengalami siksaan kejam.

Film arahan sutradara Herman Nagara ini memang lulus sensor, namun tak jadi beredar di bioskop karena dikhawatirkan bisa merusak hubungan Indonesia dan Jepang. Kabarnya produser Julies Rofi'ie mendapatkan kompensasi dari Jepang sebagai kompensasi biaya produksi. Tetapi, jalan keluar yang ditempuh tak terbuka untuk publik.


3. Max Havelaar (1976)

Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial

Film yang memiliki judul lengkap Max Havelaar of de koffieveilingen der Nederlandsche handelsmaatschappij ini diadaptasi dari buku berjudul sama karya Multatuli, dan disutradarai oleh Fons Rademakers. Film yang juga dibintangi Rima Melati ini sempat dilarang beredar oleh pemerintah Orde Baru, setelah beberapa saat diputar di gedung bioskop. Film ini tertahan di Badan Sensor Film (BSF) selama sepuluh tahun sebelum beredar.


4. Merdeka 17805 (2001)

Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial

Film arahan sutradara Yukio Fuji ini adalah film hasil kolaborasi rumah produksi film dari Jepang dan Indonesia. Cerita dalam film ini dibuat berdasar kisah nyata tentang perjuangan sejumlah personil dari Tentara Kekaisaran Jepang yang turut berperan andil dalam Perang Kemerdekaan Indonesia.

Film ini menuai kontroversi besar saat dirilis di Indonesia tahun 2001, terutama karena adanya adegan dimana seorang perempuan Jawa tua mencium kaki tentara Jepang sambil menceritakan salah satu bait dari Ramalan Jayabaya tentang kedatangan tentara Jepang di Jawa. Walaupun diproduksi dengan dana besar dan kerjasama Jepang dan Indonesia, film yang juga dibintangi Lola Amaria ini tidak beredar luas di Indonesia karena alasan politik.


5. Balibo (2009)

Film Tentang Sejarah Indonesia Paling Kontroversial

Balibo adalah film Australia yang berkisah mengenai peristiwa Balibo Five. Film arahan sutradara Robert Connolly ini dibuat berdasarkan buku Cover karya Jill Jolliffe. Film yang pengambilan gambarnya dilakukan di Dili itu dilarang beredar oleh Lembaga Sensor Film. Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa, menyatakan pelarangan ini bertujuan untuk menghindari pandangan negatif dunia terhadap Indonesia. TNI juga menyatakan kembali pandangan resminya terhadap Balibo Five, bahwa jurnalis tersebut tertembak dalam baku tembak, bukan oleh tentara Indonesia.



Sumber : hot.detik.com

5 Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta

5 Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta - Belakangan film horor kembali diminati oleh penonton bioskop tanah air. Sebagian besar ide film horor tersebut diangkat dari kisah nyata, pengalaman langsung, serta sejumlah kejadian ganjil di tempat tempat yang angker. Dari sekian banyak banyak setting ceritanya, Jakarta menjadi pilihan utama untuk sumber kisah-kisah yang angker. Ibukota ternyata menyimpan banyak urban legend yang bisa dipercaya oleh warga sebagai tempat angker.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah 5 Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta :


1. Dendam Arwah Rel Bintaro

Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta


Kecelakaan terbesar di dunia kereta api Indonesia terjadi pada pada 19 Oktober 1987 tepatnya di kawasan stasiun Sudimara, Bintaro, Jakarta Selatan. Kecelakaan ini menelan ratusan korban jiwa. Warga penghuni sekitar lokasi kejadian kerap mengalami pengalaman mistis. Beberapa penampakan yang sering terjadi adalah kepala yang menggelinding, teriakan tanpa diketahui sosoknya, sampai sosok compang-camping yang berjalan menyusuri rel. Lokasi angker ini akhirnya menjadi inspirasi film Dendam Arwah Rel Bintaro yang dibintangi oleh Adjie Pangestu, Bella Shofie, dan Yeyen Lidya.


2. Mall Klender

Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta

Mall yang berada di Jakarta ini merupakan saksi bisu kerusuhan Mei 98 yang menyebabkan bangunan ini terbakar. Beberapa warga Jakarta mengaku mengalami kejadian aneh di sekitar lokasi mall atau pertokoan tersebut. Seperti suara berisik di dalam puing-puing mall yang kosong atau sekelebat bayangan hitam seperti orang gosong. Mall Klender pun diangkat ke dalam film Mall Klender dan dibintangi oleh Shandy Aulia, Tasya Kamila, Igor Saykoji, serta Denny Sumargo.


3. Rumah Kentang

Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta

Rumah ini terletak di Jln. Dharmawangsa 9, Jakarta Selatan dan tampak seperti rumah kebanyakan. Akan tetapi, bagi sebagian orang yang pernah melewati rumah tersebut mengaku bahwa mereka mencium aroma kentang rebus yang kuat. Menurut cerita yang beredar, di rumah ini dulu ada seorang anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang. Dipercaya arwah dari anak itu yang menyebabkan aroma kentang dari rumah ini. Kisahnya sudah diangkat menjadi sebuah film Rumah Kentang tahun 2012 lalu oleh sutradara Jose Poernomo. Film ini dibintangi Shandy Aulia, Tasya Kamila dan Gilang Dirgahari.


4. Taman Langsat Mayestik

Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta

Taman Langsat adalah sebuah fasilitas olahraga di belakang pasar burung Barito yang anehnya dipenuhi oleh aktivitas warga saat pagi sampai sore. Tempat ini dipadati warga, pasalnya banyak pohon yang memayungi warga dari teriknya matahari. Namun ketika malam hari, tempat yang tadinya ramai itu mendadak menjelma seperti kuburan. Ada banyak saksi mata melihat kuntilanak bergelayut di pepohonan. Penampakan genderuwo dan kuntilanak ternyata bukan hal baru bagi mereka yang sering menghabiskan malam di situ. Lokasi ini kemudian difilmkan oleh sutradara Eka Katili berjudul sama Taman Langsat Mayestik. Di film ini turut diramaikan praktisi supranatural Metta Permadi, Ki Joko Bodo dan Fauzi Imam.


5. Terowongan Casablanca

Film Horor Yang Diangkat Dari Kisah Nyata Di Jakarta

Tempat satu ini menghubungkan Jalan Casablanca dan Jalan Prof Dr Satrio. Terowongan Casablanca merupakan salah satu jalan tersibuk di Jakarta karena menjadi pilihan warga untuk menghindari kemacetan. Warga sekitar terowongan dan sejumlah pengendara mempercayai terowongan tersebut sebagi tempat angker. Banyak saksi mata mengatakan ada banyak sosok misterius menampakkan diri di depan pengendara yang melintas di situ. Lokasi Terowongan ini menjadi setting cerita sebuah film berjudul Terowongan Casablanca pada 2007. Film ini dibintangi oleh Asha Syara, Ray Sahetapy, dan Titi Qadarsih.



Sumber : infospesial.net

5 Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood

5 Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood - Di balik wajah cantik dan akting yang sangat memukau di layar lebar, Anda tak akan menyangka jika aktris-aktris berikut ini pernah berprofesi sebagai bintang film porno.

Berikut adalah 5 Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood :


1. Shu Qi

Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood


Namanya dikenal di dunia perfilman internasional setelah membintangi Transporter bersama Jason Statham dan The Eye 2. Sebelumnya, wanita Taiwan ini terkenal di industri film porno. Ia pernah menyabet berbagai penghargaan terkait penampilannya di film-film panas. Wajahnya yang cantik ini juga pernah menjadi cover majalah Playboy edisi Tiongkok.


2. Sibel Kekilli

Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood

Sosok Shea di Game of Thrones ini dulunya adalah aktris porno Jerman tahun 2004. Ketika masih menjadi bintang porno, ia memakai nama Dilara. Orang tuanya memutus hubungan karena tak terima anaknya berakting panas di depan kamera. Kini Sibel telah menjadi aktris berkelas. Selain lewat Game of Thrones, ia pernah bermain di 10 film. Empat di antaranya mengantarkannya menyabet penghargaan Best Actress.


3. Sasha Grey

Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood

Wanita bernama lengkap Marina Ann Hantzis ini telah 5 tahun terjun di dunia film porno, sebelum memutuskan berhenti di tahun 2011. Aktris yang punya mata tajam ini akhirnya mengalami transisi dengan menjadi aktris film profesional. Ia pernah membintangi 11 film, termasuk Entourage. Sasha juga pernah menjadi model video klip Eminem, The Roots, dan Smashing Pumpkins.


4. Sunny Leone

Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood

Dilansir Whatculture, perempuan cantik bernama lengkap Karenjit Kaur Vohra itu pernah bermain di film porno Shut Up and F*** Me. Ia sukses pindah ke jalur industri film profesional lewat berbagai judul, seperti The Girl Next Door, Pirate's Blood, dan The Virginity Hut.


5. Traci Lords

Bintang Porno Yang Sukses Di Film Hollywood

Aktris ini punya kisah hidup yang menarik. Setelah membintangi berbagai film dewasa yang beberapa di antaranya dilakukan saat ia masih di bawah umur, Traci memutuskan pindah menjadi aktris utama yang sukses. Dengan belajar dunia akting saat berusia 18 tahun, ia membintangi 12 film dalam 10 tahun. Di antaranya, I Hope They Serve Beer in Hell, Zack & Miri Make a Porno, dan Devil May Call. Traci kini menolak untuk mempertontonkan tubuhnya lagi di depan kamera. Ia seolah ingin menutup masa lalunya yang begitu kelam.




 
Copyright © 2015 Dunia Informasi Kita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger